Deklarasi Keluarga Indonesia

      kegiatan-giga

Deklarasi Keluarga Indonesia (DKI) merupakan sebuah kegiatan untuk memperingati Hari Keluarga, dimana sebanyak 2600 keluarga berkumpul dan berikrar menyatakan pentingnya keluarga, menolak berbagai hal yang dapat melemahkan fungsi keluarga, dan berkomitmen untuk membangun ketahanan keluarga serta membangun mekanisme dukungan bagi keluarga yang membutuhkan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2014 di Kebun Raya Bogor.

Event ini diawali dengan kegiatan pelatihan, konsultasi, perlombaan, pertunjukan terkait ketahanan keluarga, pawai dan sosiodrama. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah deklarasi dan penandatangan. Pembacaan deklarasi dipimpin oleh Kepala BKKBN didampingi oleh Gubernur Jawa Barat, Rektor IPB, Walikota Bogor, dan Prof Dr Ir Euis Sunarti selaku Penggagas DKI 2014, penyusun naskah deklarasi, dan Ketua Panitia. Naskah deklarasi yang diikrarkan tersebut, yaitu:

dekarasi 2deklarasi 3

DEKLARASI KELUARGA INDONESIA

Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Kami keluarga Indonesia :

  1. Meyakini bahwa keluarga adalah fondasi bangsa, institusi pertama dan utama pembangunan manusia Indonesia berkualitas;
  2. Senantiasa terus membangun, menguatkan, dan memelihara nilai nilai luhur keluarga yaitu cinta kasih, perhatian, komitmen, dan kebersamaan keluarga;
  3. Menolak segala upaya yang –baik secara langsung ataupun tidak langsung, secara sengaja ataupun tidak sengaja– dapat melemahkan fungsi keluarga terutama dalam kapasitasnya menyiapkan generasi penerus bangsa;
  4. Menolak segala bentuk kekerasan kepada anggota keluarga, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak;
  5. Meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dengan memanfaatkan pengetahuan dan perkembangan teknologi informasi secara bijaksana;
  6. Saling membantu bahu membahu membentuk dan mengembangkan wahana untuk mendukung dan membantu keluarga yang membutuhkan;
  7. Saling memperhatikan dan memenuhi hak anak khususnya perlindungan terhadap anak;
  8. Mendukung upaya berbagai pihak dalam membangun lingkungan ramah keluarga dan anak;
  9. Berpartisipasi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam upaya membangun keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera;
  10. Mendorong pemerintah untuk mengembangkan kebijakan ramah keluarga yaitu menjadikan keluarga sebagai dasar pertimbangan dalam penetapan kebijakan pemerintah.

Semoga Tuhan yang Maha Kuasa meridoi ikrar kami.

Kebun Raya Bogor 26 Juni 2014

[/vc_message][/vc_column][/vc_row]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *